Artikel Tentang
Bidang Yang Mengalami Teknologi Informasi
Dalam Bidang Pemerintahan (e-government)
E-government mengacu
pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan
intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan
penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi
bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan
internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya
e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan
hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi
ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to
Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
Bidang Keuangan dan Perbankan
Saat ini telah banyak
para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan
uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan
perbankan modern.
Layanan perbankan
modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan
ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan
perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor perbankan pun
agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak
disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia
yang unik dan luas.
Untuk menunjang
keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah
pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah
oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi
online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada
selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat
mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam
hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.
Teknologi Informasi
dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi
Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan
proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan
penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang
satu ke lainnya.
Oleh karena itu,
Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak
terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang
terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan
informasi antar media.
Secara khusus,
tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan kita
akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah
sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai
dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2. Memotivasi
kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK,
sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara
mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan
kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk
mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan
sehari hari.
4. Mengembangkan
kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih
optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi,
terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan
kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung
jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran,
bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.
Pengertian
teknologi secara umum
• proses yang
meningkatkan nilai tambah
• produk yang
digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja
• Struktur atau
sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan
Kemajuan teknologi
adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena
kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan.
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan
manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan
aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati
banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam
dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk
menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan
untuk hal negatif.
Karena itu pada
makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan
teknologi dalam kehidupan manusia Dari beberapa pengertian di atas nampak bahwa
kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa
teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri
efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Perkembangan
teknologi terjadi bila seseorang menggunakan alat dan akalnya untuk
menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Sebagai contoh dapat dikemukakan
pendapat pakar teknologi dunia terhadap pengembangan teknologi.
Menurut B.J.
Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas
pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu
(1) pesawat terbang,
(2) maritim dan
perkapalan,
(3) alat
transportasi,
(4) elektronika dan
komunikasi,
(5) energi,
(6) rekayasa ,
(7) alat-alat dan
mesin-mesin pertanian, dan
(8) pertahanan dan
keamanan.
Jenis Aplikasi
Teknologi Informasi
Aplikasi teknologi
informasi sangat terkait dengan aplikasi teknologi komputer dan komunikasi data
dalam kehidupan. Hampir semua bidang kehidupan saat ini dapat memanfatkan
teknologi komputer.
Beberapa
jenis aplikasi tersebut adalah :
1. Aplikasi di bidang sains
Contohnya adalah
aplikasi astronomi (perbintangan).
2. Aplikasi di
bidang teknik/rekayasa
Contohnya adalah
pembuatan robot dengan menggunakan konsep kecerdasan buatan agar robot lebih
bijak.
3. Aplikasi di
bidang bisnis/ekonomi
Contohnya adalah
e-business, e-marketing, e-commerce dan lain-lain.
4. Aplikasi di
bidang administrasi umum
Contohnya adalah
aplikasi penjualan/distribusi barang, aplikasi penggajian karyawan, aplikasi
akademik sekolah dan lain-lain.
5. Aplikasi di
bidang perbankan
Contohnya adalah
e-banking, ATM, dan m-banking.
6. Aplikasi di
bidang pendidikan
Contohnya adalah
e-learning (distance learning).
7. Aplikasi di
bidang pemerintahan
Contohnya adalah
e-government dan aplikasi inventarisasi kekayaan milik negara (IKMN).
8. Aplikasi di
bidang kesehatan/kedokteran
Contohnya adalah
pemeriksaane kokar diogr af i yaitu suatu pemeriksaan non invasif untuk
menegakkan diagnose penyakit jantung. Dengan menggunakan alat ini aktivitas
otot-otot jantung bisa dilihat langsung dilayar monitor dan lainnya.
9. Aplikasi di
bidang industri/manufaktur
Contohnya adalah
simulasi komputer untuk ujicoba atas rancangan sistem baru.
10. Aplikasi di
bidang transportasi
Contohnya adalah
aplikasi untuk mengatur jadwal penerbangan pesawat terbang.